Blogger templates

Pages

Selasa, 18 November 2014

CARA KERJA PLTN (pembangkit listrik tenaga nuklir)

PLTN
Pembangkit listrik tenaga nuklir adalah stasiun pembangPembangkit listrik tenaga nuklir adalah stasiun pembangkit listrik termal dimana panas yang dihasilkan diperoleh dari satu atau lebih reaktor nuklir di dalamnya.

 CARA KERJA:
           Pada PLTN juga memiliki prinsip kerja yang sama yaitu di dalam reaktor terjadi reaksi fisi bahan bakar uranium sehingga menghasilkan energi panas, kemudian air di dalam reaktor dididihkan, energi kinetik uap air yang didapat digunakan untuk memutar turbin sehingga menghasilkan listrik untuk diteruskan ke jaringan transmisi.
Limbah radioaktif yang dihasilkan dari pengoperasian PLTN, adalah berupa elemen bakar bekas dalam bentuk padat.

Senin, 17 November 2014

Cara Kerja PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air)

PLTA.
Pembangkit Listrik Tenaga Air merupakan salah satu pembangkit listrik yang menggunakan energi terbarukan menggunakan air. salah satu keunggulan dari pembangkit ini adalah responnya yang cepat sehingga sangat sesuai untuk kondisi beban puncak maupun saat terjadi gangguan di jaringan.
Keterangan:
1. waduk : tempat menampung air sungai
2. main gate : pintu air utama
3. bendungan : penahan air sungai
4. penstock : pipa yang menyalurkan air dari waduk ke pembangkit
5. katub utama
6. turbin
7. generator
8. draftube : penampung air sebelum dibuang
9. tailrace : pembuangan air
10. transfomator : pengubah listrik
11. swihchyard : pengatur listrik
12. kabel transmisi
13. spilways 

CARA KERJA:
Air dari tandon masuk pada turbin melalui penstock. energi potensial air menggerakkan turbin sehingga menghasilkan eneri gerak yang dikonversi menjadi energi listrik oleh generator. lalu energi dari generator diatur dan ditransfer oleh swihchyard agar sesuai dengan kapasitas kabel tranmisi untuk dibagikan kerumah-rumah.

Rabu, 09 April 2014

CONDITIONAL SENTENCES with IF CLAUSE CONDITIONAL

Type 1 : [ If   S --- V1,      S ----will + infinitive ] à  Future Possibilities
                   If they come, I will  phone  you.
                   If the prices are low, people will buy more.
Type 2 : [ If   S ---V2,     S --- would + infinitive ] à Present Impossibilities
                   If  he  lived here, we would  easily  contact him.
                   If  she were a flower, I would be the beetle.
                   Were we to leave today, we would get there by Sunday.
Type 3 : [ If   S – had + V3, S –would have + V3] à Past Impossibilities
                 If they had informed us before, we would have arrived earlier.
                 Had it been sunny yesterday, we would have gone for a picnic.
[ S – wish     S --- V2] ——— à Present Unfulfilled Hope
We  wish    he    lived  here.
[ S --- wished    S --- had + V3] ——- à Past Unfulfilled Hope
 I  wished   you   had  come to the party last night.
Exercise:
1.    If he (run) he (get) there in time. (future possibility)
2.    The cat (scratch) you if you (pull) her tail. (future possibility)
3.    If the fog (get) thicker the plane (be diverted). (future possibility)
4.    If someone (try) to blackmail me I (tell) the police. (present/future unexpected)
5.    I if (live) near my officer I (be) in time for work. (But I don’t live near my office)

IF CLAUSE CONDITIONAL
( Kalimat Pengandaian )
Type 1
Fungsi :    Untuk mengandaikan sesuatu yang terjadi dimasa yang akan datang
Rumus:    If                 Present Simple,           Present Future
                        S + is/am/are + Adj/Adv/N          S + will.shall + V1
                        S + V1 s/es                               S + will/shall + be + Adj/Adv/N
                        S + do/does not + V1

Contoh:  If     I am a rich man ,                      I will buy a big house.
              If    She graduates ,                        he will be very happu.

Type 2
Fungsi :   Untuk mengandalkan sesuatu yang tidak mungkin terjadi sekarang
Rumus :   If     Past Simple                                           Past Future
                S + were+Adj/Adv/N S + would/Should + be + Adj/Adv/N
                S + were not+Adj/Adv/N     S + would/should not + be + Adj/Adv/N
                S + V2                           S + would + V1
                S + did not + V1            S + would/should not + V1

                                                      Fakta :
                                          S + is/am/are not + Adj/Adv/N
                                          S + is/am/are + Adj/Adv/N
                                          S + do/does not + V1
                                          S + V1
Contoh :  • If You were my girl friend, I would take you to the moon
Fakta :       You are not my girl friend  so  I don’t take you to the moon
                • He would go home soon if his wife gave birth
Fakta :   He doesn’t go home soon  because his wife doesn’t give birth.

Catatan:
1.    Semua subject bila memakai to be adalah were
2.    Pola : If S + were dapat dihilangkan if nya menjadi: were + if + S
Rangkuman perubahan rumus dari if clause type 2 ke fakta sbb:
If Clause Type 2                                   Fakta
•  were / (would/should be)                is/am/are not
•  were not / (would/should no be)      is/am/are
•  V2 / (would/should+V1)                 do/does not V1
•  did not V1 / (would/should not +V1)     V1

Type 3
Fungsi:   Untuk mengandaikan sesuatu yang sudah terjadi dimasa lalu.
Rumus:
   If             Past Perfect,                                               Past Perfect Future
S + had + been + Adj/Adv/N                S + would/should + have + been + Adj/Adv/N
S + had not + been + Adj/Adv/N           S + would/should not + have+been+Adj/Adv/N
S + had + V3                                      S + would/should + have + V3
S + had not + V3                             S + would/should not + have + V3
Fakta:                       S + was/were + not + Adj/Adv/N
                                  S + was/were + Adj/Adv/N
                                  S + did not + V1
Contoh:                     S + V2
•  If Doni had studied hard, he would have graduated from SMA.
Fakta : Doni did not study hard so he did not graduated from SMA.
•  She would have come early if she had got a taxi
Catatan:
1.    Pola If + S + had dapat dihilangkan If nya menjadi: Had + S + V3 / been.
2.    Kata sambung Unless = if…….not
3.    Perubahan rumus dari if clause type 3 ( Perfect ) menjadi
faktanya ( Past Simple )
If Clause type 3 ( Perfect )                               Fakta (Past Simple)
•    had been/ (would/should have been)                was/were not
•    had not been/ (would/should have been)           was/were not
•    had + V3                                                       did not + V1
•    had not + V3                                                         V2           

Conditional Sentence Exercises
Complete the verbs in the brackets with the appropriate ones
and  find their facts esp. for type 2 and 3.
1.    I ( go ) if I had known.
2.    If my car ( not break ) down, I should have cought the train.
3.    If she were older, she (have) more sense\
4.    If you ( read ) that book carefully, you would inderstand it.
5.    If the children ( be ) good, they can stay up late.

Minggu, 09 Maret 2014

KESEHATAN "kkpi 2"



Definisi Stress !

Stress adalah bentuk ketegangan dari fisik, psikis, emosi maupun mental. Bentuk ketegangan ini mempengaruhi kinerja keseharian seseorang. Bahkan stress dapat membuat produktivitas menurun, rasa sakit dan gangguan-gangguan mental. Pada dasarnya, stress adalah sebuah bentuk ketegangan, baik fisik maupun mental. Sumber stress disebut dengan stressor dan ketegangan yang di akibatkan karena stress, disebut strain.
Menurut Robbins (2001) stress juga dapat diartikan sebagai suatu kondisi yang menekan keadaan psikis seseorang dalam mencapai suatu kesempatan dimana untuk mencapai kesempatan tersebut terdapat batasan atau penghalang. Dan apabila pengertian stress dikaitkan dengan penelitian ini maka stress itu sendiri adalah suatu kondisi yang mempengaruhi keadaan fisik atau psikis seseorang karena adanya tekanan dari dalam ataupun dari luar diri seseorang yang dapat mengganggu pelaksanaan kerja mereka.
Menurut Woolfolk dan Richardson (1979) menyatakan bahwa adanya system kognitif, apresiasi stress menyebabkan segala peristiwa yang terjadi disekitar kita akan dihayati sebagai suatu stress berdasarkan arti atau interprestasi yang kita berikan terhadap peristiwa tersebut, dan bukan karena peristiwa itu sendiri.Karenanya dikatakan bahwa stress adalah suatu persepsi dari ancaman atau dari suatu bayangan akan adanya ketidaksenangan yang menggerakkan, menyiagakan atau mambuat aktif organisme.
Sedangkan menurut Handoko (1997), stress adalah suatu kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses berpikir dan kondisi seseorang. Stress yang terlalu besar dapat mengancam kemampuan seseorang untuk menghadapi lingkungannya.

KEPERAWATAN "kkpi 1"

KANKER VULVA
LAPORAN PENDAHULUAN
ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN KANKER VULVA

A. KONSEP DASAR PENYAKIT
1. Definisi
      Kanker primer vulva mewakili 3% sampai 5% dari semua malignansi ginekologi dan tampak hampir selalu pada wanita pascamenopause meski angka kejadiannya pada wanita yang lebih muda meningkat. (Smeltzer,2002:1564)
       Karsinoma vulva adalah penyebab 3% sampai 4% dari semua kanker genetalia primer pada perempuan. (Price,2005:1299)

2       Epidemiologi
Usia rata – rata perempuan  dengan karsinoma in situ adalah 44 tahun; untuk karsinoma mikroinvasif adalah 58 tahun dan untuk karsinoma invasive yang sebenarnya adalah 61 tahun. (Price,2005;1299) Wanita kulit putih lebih banyak yang terserang disbanding wanita nonkulit putih. Karsinoma sel skuamosa menyebabkan sebagian besar tumor vulva. Angka kejadiannya lebih tinggi pada wanita hipertensi, obesitas dan diabetes. (Smeltzer,2002;1565)

Kamis, 06 Maret 2014

Tugas Pendidikan Agama Islam

    KEWAJIBAN MENUNTUT ILMU

Allah Ta'ala berfirman:
وَتِلْكَ الأَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ وَمَا يَعْقِلُهَا إِلاَّ الْعَالِمُونَ
"Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu." (Al-'Ankabuut:43)


1.    Allah Swt. berfirman dalam Al-Qur'an:
"Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama?" (QS. At-Taubah:122)

Selasa, 04 Maret 2014

kkpi

 
Makalah
Microsoft Word dan Microsoft Exel
 







Oleh:
Desika Ulfarisa
X Keperawatan 2